Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Kepala Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Sareh dibuat kaget bukan main. Ia menemukan warganya berada di dalam sumur saat akan mengambil air di sana.

Peristiwa yang mungkin tak bisa dilupakan itu terjadi, Senin (18/4/2022) sekitar pukul 10.45 WIB. Saat itu, Sareh hendak mengambil air untuk memberi minum kuda miliknya.

Sumur itu milik tetangganya, Aris. Ada pun korban diketahui, Birah (63), warga yang tinggal di Dusun Tumpuk, RT 1 RW 6 desa setempat.

Baca: Terdakwa Pembunuhan dan Pembuang Mayat di Hutan Geyer Grobogan Divonis 12 Tahun Bui

Saat ditemukan, korban kondisinya tertelungkup di dalam sumur milik Aris. Melihat itu, Sareh langsung memanggil warga lainnya untuk mengangkat jasad Nenek Birah.

Korban lalu dibawa ke rumah korban. Saat dicek, korban sudah meninggal dunia. Kejadian itu kemudian dilaporkan Polsek Wirosari.

Menurut keterangan polisi, korban diduga bunuh diri karena depresi akibat sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.
Menurut keterangan polisi, korban diduga bunuh diri karena depresi akibat sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.Kapolsek Wirosari AKP Wibowo mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan Tim Inafis Polres Grobogan dan Puskesmas Wirosari I diketahui korban sudah meninggal dunia sekitar empat hingga lima jam sebelum ditemukan.“Ada luka robek pada kepala korban, yang diduga akibat terkena dinding sumur pada saat korban menceburkan diri ke sumur. Luka korban panjangnya 5 cm dan lebar 1 cm. Pada mulut korban ada busa dan giginya dalam keadaan menggigit,” terangnya.Pada tubuh korban tidak ditemukan luka-luka. Berdasarkan keterangan keluarga korban dan tetangga, korban dalam empat tahun belakangan menderita penyakit kanker serviks. Korban sudah berobat ke banyak tempat namun penyakitnya itu tak kunjung sembuh.“Korban sering teriak-teriak kesakitan karena menahan sakitnya itu. Diduga, dari situlah korban depresi dan kemudian mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke sumur,” tambah Kapolsek. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler