Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Bencana banjir akibat jebolnya tanggul sungai terjadi di Dusun Turi, Desa Kenteng, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Selasa (19/4/2022). Musibah itu menyebabkan sebuah rumah milik Priyono, warga setempat roboh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MURIANEWS, sebelum peristiwa terjadi, wilayah daerah atas yakni Desa Genengsari, Kecamatan Toroh diguyur hujan deras. Aliran sungai pun meluncur deras.

Derasnya aliran tersebut membuat sungai meluap dan menggenangi jalan desa. Setidaknya lima dusun di Desa Kenteng yang tergenang. Keempatnya yakni Dusun Turi, Kenteng, Sumberagung, Jeblogan, dan Sidomulyo. Ketinggian air mencapai 50-60 cm.

Baca: Bencana Banjir dan Kekeringan Masih Mengancam Grobogan, Ini Sebabnya

Tanggul sungai di Dusun Sidomulyo juga dilaporkan jebol sepanjang 8 meter. Sementara, sebuah rumah di Dusun Turi yang diketahui milik Priyono roboh sebagian setelah pondasinya tergerus derasnya air. Kerugiannya, diperkirakan Rp 10 juta.

Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih melalui Kasi Kedaruratan Masrikan mengatakan, setidaknya ada 67 rumah warga yang terendam dalam banjir bandang kali ini. Genangan air sudah surut tadi malam.
Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih melalui Kasi Kedaruratan Masrikan mengatakan, setidaknya ada 67 rumah warga yang terendam dalam banjir bandang kali ini. Genangan air sudah surut tadi malam.“Penyebab terjadinya genangan itu karena sungai afur Kenteng-Ngrandah tidak dapat menapung debit air, sehingga meluap ke jalan desa,” jelas Masrikan, Selasa malam.Belum ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Namun warga diminta untuk terus waspada. Terutama bila terjadi hujan deras di daerah atas.“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan kondisi air terus berangsur surut. Warga harus tetap waspada,” kata Kapolsek Toroh, AKP Darmono. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler