Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2022 Kabupaten Grobogan digelar di halaman setda setempat, Jumat (22/4/2022). Hadir kesempatan itu Bupati Grobogan Sri Sumarni dan jajaran Forkompinda.

Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi mengatakan, dalam operasi ini, pihaknya menyiapkan sekitar 320-an personel. Rinciannya, 190 personel Polri, sisanya dari instansi terkait. Yakni TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, PMI, Pramuka, dan instansi lainnya.

“Semua bersinergi, berkolaborasi, untuk mengamankan arus mudik dan arus balik di wilayah hukum Polres Grobogan,” kata Kapolres.

Baca: Asyik, Warga Grobogan di Perantauan Jakarta Bakal Dijemput

Selain personel, pihaknya juga menyiapkan pos pengamanan dan pelayanan. Ada tujuh titik yang akan pos pengamanan dan pelayanan untuk melayani para pemudik.

Pos-pos itu berada di Kecamatan Gubug, Godong, Geyer, Wirosari, dan Grobogan. Kemudian dua pos pelayanan terpadu di dua titik yaitu di Alun-Alun Purwodadi dan Simpanglima Purwodadi.

“Mudah-mudahan dengan adanya langkah yang kami laksanakan, keamanan, ketertiban, kelancaran arus mudik dan arus balik selama perayaan Lebaran 2022 di wilayah Grobogan bisa berlangsung kondusif dan aman,” tambahnya.
“Mudah-mudahan dengan adanya langkah yang kami laksanakan, keamanan, ketertiban, kelancaran arus mudik dan arus balik selama perayaan Lebaran 2022 di wilayah Grobogan bisa berlangsung kondusif dan aman,” tambahnya.Baca: Tak Hati-Hati, Pemotor di Grobogan Tewas Usai Tersambar Kereta ApiTerkait masih banyaknya perlintasan kereta api tanpa palang pintu, Kapolres menyatakan sudah berkoordinasi dengan KAI. Untuk perlintasan KA yang belum ada palang pintunya, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk penjagaannya.“Mudah-mudahan dengan langkah ini, kita bisa menekan angka kecelakaan di simpang kereta api,” tutupnya.Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Jumat pagi tadi terdapat kecelakaan pengendara motor di Kecamatan Geyer. Korban meninggal dunia akibat tertemper kereta api yang sedang beroperasi. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler