Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Seorang nenek 63 tahun, Sariyem, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan dilaporkan tewas usai dipukuli cucunya sendiri.

Adapun pelaku yang masih berusia 16 tahun diduga merupakan orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ). Usai melakukan aksinya itu, pelaku diduga mencoba bunuh diri dengan melukai lehernya sendiri.

Camat Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Munawar mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (23/4/2022) sekitar pukul 01.30 WIB. Usai memukuli neneknya, pelaku sempat mengatakan perbuatannya pada warga yang kebetulan lewat.

Baca: Tersangka Penganiayaan Hingga Meninggal Bocah di Kartasura Jadi 2 Orang, Kakak Beradik

“Warga setempat kebetulan lewat dekat rumah pelaku waktu itu. Pelaku memanggil warga itu dan mengaku habis menganiaya neneknya sendiri sampai meninggal,” kata Munawar, Senin (25/4/2022).

“Warga itu kemudian mengecek ke dalam rumah dan warga melihat korban dalam posisi luka tergeletak tak bergerak,” tambahnya.

Warga itu kemudian melaporkannya kepada ketua RT setempat. Ketua RT mengecek rumah korban dan benar saja korban dalam keadaan bersimbah darah. Ketua RT pun kemudian melaporkan kejadian itu kepada warga lainnya.“Tetapi saat kembali dari melaporkan itu, leher pelaku terluka. Diduga, dia melukai lehernya sendiri dengan senjata tajam,” paparnya.Menurut Munawar, informasi dari pihak keluarga, pelaku memang memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa.Karena pelaku lehernya terluka, pihak Puskesmas Karangrayung pun merujuknya ke RSUD dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga berita ini ditulis, pelaku masih dirawat di sana. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler