Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Insiden di perlintasan kereta api (KA) terjadi di Desa Kedungjati, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Senin (2/5/2022). Mobil Toyota Avanza dihajar KA Joglosemarkerto 189 karena tak hati-hati saat melewati perlintasan kereta api tanpa Palang pintu.

Peristiwa terjadi pada pukul 07.51 WIB. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa yang menimpa mobil Avanza H1319JC itu.

Kapolsek Kedungjati AKP Muslih, mengatakan mulanya, Avanza yang dikendarai Beta Arga Candra (33), warga Dusun Gunung Wulan, Desa Kedungjati, Kecamatan Kedungjati, Grobogan melaju dari selatan ke utara.

Baca: Tak Hati-Hati, Pemotor di Grobogan Tewas Usai Tersambar Kereta Api

Saat hendak melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu, pengemudi tak melihat kanan kiri lebih dulu dan langsung nyelonong. Pada saat bersamaan, KA Joglosemarkerto melintas dari barat ke timur.

“Sampai di perlintasan kereta api yang tanpa palang, pengemudi kurang hati-hati, sehingga bodi mobil bagian pojok kanan depan tertabrak kereta tersebut,” tutur AKP Muslih.

Akibat kejadian itu bemper mobil bagian samping kanan dan bodi depan penyok. Selain itu, kaca mobil bagian depan juga rusak. Di sisi lain, kereta Joglosemarkerto juga mengalami rusak pada gerbong paling depan, tepatnya di samping kiri.“Mobil sempat terdorong ke kiri sepanjang satu meter. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materiil sekitar Rp 20 juta,” kata dia.Atas kejadian tersebut, pihaknya pun meminta masyarakat lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta tanpa palang pintu. Sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi.Untuk diketahui, di Kabupaten Grobogan, berdasarkan data KAI Daop 4 Semarang ada sebanyak 46 perlintasan kereta yang tidak dijaga. Untuk itu perlu ekstra waspada saat melintasinya. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler