Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Arus mudik balik Lebaran mulai berjalan sejak Rabu (4/5/2022). Lalu lintas pun kembali padat, bahkan menimbulkan kemacetan. Salah satunya di Jalan Godong-Purwodadi.

Antran kendaraan mulai terlihat sejak Kecamatan Penawangan. Padatnya arus lalu lintas diprediksi terus meningkat hingga Minggu (8/5/2022).

Itu diungkapkan Perwira Pengendali Pospam Ipda Pandu Putra. Menurutnya padatnya arus lalu lintas disebabkan karena sudah dua tahun sebagian warga tidak mudik karena larangan pemerintah, sehingga, momentum ini benar-benar dimanfaatkan untuk bertemu sanak saudara.

Baca: Cegah Kecelakaan di Tanjakan, Polisi Grobogan Bentuk Tim Ganjal Ban

“Karena arus balik (arus lalu lintas padat, red). Saat ini mengalami peningkatan sampai sekitar tanggal 8 Mei. Ini mengalami peningkatan karena sudah dua tahun tidak ada mudik,” kata Ipda Pandu, Sabtu (7/5/2022).

Ditambahkan Kasi Humas Polres Grobogan AKP Umbarwati, berbagai hal telah dilakukan untuk mencegah kemacetan. Rekayasa lalu lintas pun telah diterapkan agar kendaraan tidak semakin menumpuk.
Ditambahkan Kasi Humas Polres Grobogan AKP Umbarwati, berbagai hal telah dilakukan untuk mencegah kemacetan. Rekayasa lalu lintas pun telah diterapkan agar kendaraan tidak semakin menumpuk.“Kami sudah berusaha all out, ada pengaturan di jalan hingga rekayasa lalu lintas,” terangnya.Berdasarkan pantauan Murianews, petugas melakukan rekayasa lalu lintas dengan memberi pembatas jalan di beberapa titik yang membuat arus kendaraan tersendat. Antara lain yakni pertigaan di Kecamatan Godong ke arah jalan alternatif Kecamatan Klambu melewati bendungan Klambu, dan pertigaan ke arah Sedadi di Kecamatan Penawangan.Selain itu, saat arus lalu lintas padat, sebagian kendaraan juga diarahkan melewati jalan desa. Sehingga, kepadatan kendaraan bisa terurai. Diketahui, titik yang juga menjadikan arus tersendat yakni pertigaan Kecamatan Godong yang mempertemukan kendaraan asal Semarang, Demak, dan Purwodadi. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler