Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Pasangan suami istri (Pasutri), Wuryanto dan Winarsih, warga Desa Mangunsari, Kecamatan Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah mengalami nasib kurang beruntung.

Rumahnya disatroni maling saat ditinggal mudik ke Kediri, Jawa Timur. Pasutri itu berangkat bersama tiga anaknya pada Jumat (5/5/2022) dan pulang Minggu (7/5/2022).

Saat pulang, ia kaget rumahnya sudah dalam kondisi acak-acakan. Mereka pun langsung mengecek uang dan perhiasan yang disimpan. Ternyata, uang Rp 300 juta dan perhiasan simpanannya hilang dicolong maling.

Baca: Mencuri Kotak Amal Makam, Pria Grobogan Ditangkap

“Kamar di rumah acak-acakan. Uang Rp 300 juta dan perhiasan kalung, anting, cincin dengan nilai sekitar Rp 100 juta yang dicuri,” kata Wuryanto.

Dia menambahkan, sebenarnya memiliki asisten rumah tangga (ART), namun yang bersangkutan izin pulang ke rumah, Sabtu (6/5/2022) karena keperluan hajatan.

Wuryanto menduga, si pencuri lebih dulu memanjat pagar sebelum mencongkel pintu rumahnya. “Pintu rumah dan kamar ini rusak karena dicongkel oleh pencuri itu,” tambahnya.
Wuryanto menduga, si pencuri lebih dulu memanjat pagar sebelum mencongkel pintu rumahnya. “Pintu rumah dan kamar ini rusak karena dicongkel oleh pencuri itu,” tambahnya.Wuryanto menyatakan, tidak hanya kali ini saja rumahnya kemalingan. Pada tahun lalu, beberapa benda di rumahnya juga dicuri saat ditinggal pergi. Antara lain, uang senilai Rp 10 juta, laptop, serta burung.Dia menduga rumahnya yang berlokasi dekat persawahan membuat maling menjadikannya sasaran empuk. Terlebih, jarak antara rumahnya dengan tetangga juga agak renggang.Atas peristiwa itu, ia langsung melaporkan ke polisi. Kapolsek Tegowanu, Polres Grobogan AKP Danang Essanto membenarkan adanya peristiwa itu.“Iya. Saat ini, masih ditangani bersama Reskrim Polres Grobogan. Ciri-ciri pelaku masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Tegowanu, AKP Danang Essanto, Jumat (13/5/2022). Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler