Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Warga Desa Teguhan, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, Sugianto (38) tewas usai tenggelam di embung Desa Mayahan, Kecamatan Tawanghaejo, Jumat (13/5/2022).

Korban dilaporkan tenggelam pada pukul 16.00 WIB. Sebelum dilaporkan tenggelam, korban habis memanen padi di sekitar embung.

Kasi Pelayanan PMI Grobogan Gesit Kristyawan mengungkapkan, kejadian tersebut bermula ketika korban mandi bersama teman-temannya sesama pemanen padi. Sayangnya, korban tak mengetahui bila embung itu cukup dalam.

Baca: Grobogan Bakal Longgarkan Aturan Toko Modern

“Korban tidak tahu kalau embung itu dalam, padahal dia tidak bisa berenang. Korban langsung menceburkan diri ke embung,” kata Gesit.

Sebenarnya, teman korban sempat melihat korban melambaikan tangannya meminta pertolongan. Namun, dia mengira korban bercanda. Setelah lama tidak ada tanda-tanda korban naik ke tepian, rekan korban baru yakin korban benar-benar tenggelam.

“Setelah teman korban menyadari bahwa korban memang sudah tenggelam, temannya ini berteriak meminta tolong kepada teman-teman pekerja lainnya di sekitar lokasi,” tambah Gesit.

Korban kemudian berhasil ditemukan beberapa saat kemudian. PMI Grobogan yang menerima laporan kejadian tersebut pun langsung menuju lokasi.Gesit menyatakan tak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Korban dalam kondisi meninggal dunia setelah setelah dievakuasi.“Kami kemudian mengantarkan jenazah korban ke rumah duka,” imbuhnya.Turut terlibat dalam evakuasi korban, selain PMI Grobogan yakni BPBD Grobogan, TNI-Polri, Pemdes Mayahan, Pemdes Teguhan, SAR MTA, serta masyarakat setempat.Agar kejadian serupa tidak terulang lagi, pihaknya pun meminta masyarakat lebih waspada saat berada di sekitar embung. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler