Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – DPRD Grobogan segera memanggil pihak OPD terkait dan Camat Ngaringan. Itu, menyusul terungkapnya oknum ASN embat bansos warga yang sudah meninggal.

“Akan kami tindak lanjuti dengan memanggil camat dan OPD terkait,” terang Musapak, Ketua Komisi A DPRD Grobogan, Kamis (19/5/2022).

Musapak menyayangkan kejadian tersebut. Pihaknya mendorong agar aparat penegak hukum segera menindak tegas oknum tersebut. Kemudian, juga mengantisipasi agar kasus serupa tak terjadi lagi.

Baca: Oknum ASN Grobogan Diduga Embat Bansos, Dinsos Wanti-Wanti TKSK

“Sangat disayangkan apa yang dilakukan oknum ASN itu. Kami mohon ditindak tegas APH (aparat penegak hukum, red) dan perlu diantisipasi supaya tidak terjadi lagi. Kami juga akan mengadakan pengawasan intensif,” tambah Musapak.

Sebagaimana diberitakan, oknum ASN Kecamatan Ngaringan, KS, diduga mengembat bansos warga yang sudah meninggal. Besaran bansos yang ditilep totalnya Rp 3,4 juta.
Sebagaimana diberitakan, oknum ASN Kecamatan Ngaringan, KS, diduga mengembat bansos warga yang sudah meninggal. Besaran bansos yang ditilep totalnya Rp 3,4 juta.Baca: Sekda Grobogan: Oknum ASN Pelaku Penggelapan Bansos Terancam DipecatKS merupakan staf bagian Kesra Kecamatan Ngaringan sekaligus Plt Kasi Trantip. Kini, ia telah dinonaktifkan dari tugas-tugasnya itu. Inventaris kantor yang digunakan juga ditarik.Tak cukup itu, pihak kecamatan juga telah melaporkan kepada pimpinan. KS pun terancam mendapatkan sanksi disiplin ASN sesuai aturan, yakni terancam dipecat. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler