Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Seorang penyandang disabilitas di Kabupaten Grobogan dilaporkan tenggelam di Sungai Tuntang, turut Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Kamis (19/5/2022).

Korban diketahui bernama, Kasman (65), warga yang tinggal di RT 2 RW 5 desa setempat. Kakek penyandang tuna netra itu dilaporkan tenggelam sekitar pukul 07.30 WIB saat mencuci pakaian dan mandi di sungai.

Kapolsek Kedungjati AKP Muslih menerangkan, korban awalnya berangkat sendiri ke Sungai Tuntang sekitar pukul 07.30 WIB. Korban bertujuan mencuci baju dan mandi, sebagaimana setiap harinya.

Baca: Terbukti Korupsi, Eks Kades Jenengan Grobogan Divonis Dua Tahun Tiga Bulan

“Korban diduga tenggelam di Sungai Tuntang setelah seorang warga melihat baju korban dan tongkatnya ada di tepi sungai tapi korban tidak ada di lokasi,” paparnya.

Warga tersebut bersama kakak korban sempat mencari di sekitar lokasi, namun hasilnya nihil. Mereka kemudian meminta tolong kepada warga sekitar untuk membantu pencarian, tapi hasilnya tetap sama. Kejadian itu pun kemudian dilaporkan ke Polsek Kedungjati.

“Mendapati laporan tersebut, anggota Polsek Kedungjati bersama Koramil Kedungjati serta BPBD Grobogan dan masyarakat setempat bergotong royong mencari keberadaan korban,” tambahnya.
“Mendapati laporan tersebut, anggota Polsek Kedungjati bersama Koramil Kedungjati serta BPBD Grobogan dan masyarakat setempat bergotong royong mencari keberadaan korban,” tambahnya.Pada saat kejadian, diketahui arus Sungai Tuntang deras. Adapun lebar Sungai Tuntang di titik lokasi sekitar 50 meter dan kedalaman dua meter dengan kondisi keruh.Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan, personel yang terlibat dalam pencarian kakek tersebut selain BPBD Grobogan yakni TNI-Polri, Basarnas Pos Jepara, sera PMI Grobogan.“Terlibat pula Pemdes Ngombak, Banser, Bagana, SAR MTA, Satpol PP dan puskesmas setempat, serta warga sekitar,” kata dia.Jumlah personel pencarian kakek tersebut lebih dari 30 orang. Hingga pukul 19.00 WIB, korban belum ditemukan. Penyisiran sungai dihentikan sementara dan dilanjutkan dengan pemantauan di sepanjang sungai. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler