Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Satu dari dua bocah yang diajak bunuh diri ibunya di Desa Mangunrejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan akhirnya meninggal. Nyawa bocah lima tahun itu tak tertolong meski sudah mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Kabar meninggalnya bocah malang berinisial A itu dibenarkan Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Purwodadi Titik Wahyuningsih. Namun, titik belum mengonfirmasi keadaan sang kakak.

“Anaknya (A) dirawat di ICU, meninggal pukul 21.54 WIB,” kata Titik, Sabtu (28/5/2022) pagi.

Baca: Dua Bocah Grobogan yang Diajak Bunuh Diri Ibunya Masih di IGD

Sementara Kades Mangunrejo, Muslih mengatakan korban meninggal di RSUD dr Raden Soedjati Soemodiardjo Purwodadi. Sekitar pukul 02.00 WIB, korban langsung dimakamkan.

“Iya meninggal, dimakamkan pukul 02.00 WIB,” terang Kades Mangunrejo, Muslih.

Baca: Diduga Ini Penyebab Ibu di Grobogan Nekat Ajak Anak Minum Racun Serangga
Baca: Diduga Ini Penyebab Ibu di Grobogan Nekat Ajak Anak Minum Racun SeranggaSementara itu, sang kakak masih dirawat di rumah sakit yang sama. Bocah sepuluh tahun itu turut memakan mi goreng yang dicampur obat pembasmi serangga.Sebelumnya diberitakan, seorang ibu di Desa Mangunrejo, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, Lasmi (35) nekat mengajak bunuh diri kedua anaknya dengan mengonsumsi obat pembasmi serangga, Jumat (27/5/2022) pagi. Obat pembasmi serangga itu dicampurkan ke dalam mi goreng dan kemudian dimakan bersama.Lasmi meninggal dalam perjalanan ke Puskesmas terdekat. Sementara, kedua anaknya dilarikan RSUD Soedjati Soesmodiardjo Purwodadi.Diduga, motif Lasmi mengajak kedua buah hatinya bunuh diri karena frustasi dengan utang suaminya, Sukarjo (40) sebesar Rp 50 juta. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler