Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Jumlah permohonan adopsi di Grobogan ternyata cukup tinggi. Indikasinya, dalam kurun waktu empat tahun terakhir, sedikitnya ada 20 anak yang sudah diadopsi.

Hal itu berdasarkan catatan Dinas Sosial (Dinsos) Grobogan dari tahun 2018 hingga bulan Mei 2022.

Kepala Dinsos Grobogan Edy Santoso mengungkapkan, anak yang diadopsi itu bukan hanya anak hasil temuan, melainkan juga anak yang diadopsi dari orangtua aslinya. Menurutnya, calon pengadopsi bayi memang mesti mengajukan ke pihak Dinsos.

Baca juga: Ini Cara dan Syarat Adopsi Anak di Indonesia yang Penting Diketahui

”Jumlahnya itu, 20 anak dalam empat tahun. Tidak mesti diadopsi dari anak hasil temuan. Kan ada juga yang dari orang tua satu ke orang tua lain. Tapi detailnya saya tidak tahu,” ungkap Edy, Rabu (22/6/2022).

Sementara itu, disinggung banyaknya orang yang ingin mengadopsi bayi yang ditemukan di Desa Nambuhan, Kecamatan Purwodadi pada pada Minggu (20/6/2022) lalu, Edy mengaku tidak mengetahui jumlah pasti calon pengadopsinya.

”Ada banyak. Saya tidak tahu jumlah pastinya. Tadi, juga ada beberapa yang minta di kantor,” imbuhnya.Menurut Edy, untuk proses adopsi tidak hanya pihak Dinsos saja yang akan memverifikasi calon pengadopsi bayi. Namun, pihak yang akan memverifikasi adalah tim yang dibentuk lintas sektor. Selain Dinsos ada pula Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana.Edy mengaku belum tahu siapa calon orangtua yang akan mengadopsi bayi laki-laki itu. Sebab, bayi tersebut sudah masuk menjadi barang bukti kasus dugaan pembuangan bayi.”Saya belum bisa ngomong, kan itu masih jadi barang bukti polisi. Bayinya masih di RSUD Purwodadi, kemarin kondisinya baik,” tukasnya. Reporter: Saiful AnwarEditor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler