Ibu Muda Grobogan Korban Perdagangan Orang Tinggalkan Dua Anak saat Merantau
Saiful Anwar
Kamis, 7 Juli 2022 12:14:08
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Grobogan – Seorang ibu muda asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah diduga menjadi korban perdagangan orang. Saat merantau itu, korban, ES (23) diketahui meninggalkan dua anaknya yang masih bayi.
Anak pertamanya, berusia 5 tahun. Sedangkan, anak keduanya masih berumur 17 bulan. Sementara, korban diketahui sudah berpisah dengan suaminya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Grobogan Teguh Harjokusumo mengatakan sudah datang ke rumah korban di Kecamatan Wirosari.
Baca: Duh, Ibu Muda Grobogan Ini Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang
Dalam kunjungannya itu, diketahui korban sudah merantau sejak sekitar empat bulan lalu.
”Yang pasti sampai dengan bulan sekarang sudah empat bulanan. Pastinya belum konfirmasi (apakah Maret atau Februari, red),” ungkap Teguh, Kamis (7/7/2022).
Teguh memaparkan, korban sebelumnya berangkat ke Jakarta. Namun karena gajinya dinilainya kecil, korban tergiur dengan tawaran seseorang yang tidak dikenalnya sebelumnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Kadisnakertrans Grobogan Teguh Harjo Kusumo menyambangi keluarga korban dugaan perdagangan orang, ES, di Wirosari, Grobogan, Jawa Tengah, baru-baru ini. (Murianews/Istimewa Disnakertrans Grobogan)[/caption]
MURIANEWS, Grobogan – Seorang ibu muda asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah diduga menjadi korban perdagangan orang. Saat merantau itu, korban, ES (23) diketahui meninggalkan dua anaknya yang masih bayi.
Anak pertamanya, berusia 5 tahun. Sedangkan, anak keduanya masih berumur 17 bulan. Sementara, korban diketahui sudah berpisah dengan suaminya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Grobogan Teguh Harjokusumo mengatakan sudah datang ke rumah korban di Kecamatan Wirosari.
Baca: