Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Grobogan – Peristiwa penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Grobogan mencapai 1989 kasus. Dari jumlah kasus tersebut mayoritas yakni sapi sebanyak 1948 ekor, kerbau 38 ekor, dan kambing 3 ekor.
Data tersebut berdasarkan laporan terkini Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Grobogan per Jumat (8/7/2022), pukul 16.00 WIB. Dalam data itu menyebutkan, terdapat 52 kasus baru per hari ini.
Adapun total ternak sembuh yakni 621 ekor dengan rincian 584 ekor sapi dan 37 kerbau. Sementara, sapi mati total yakni 45 ekor.
Baca: Ternak Mati di Jambangan Grobogan Jadi KLB PMK
Masih dari data yang sama, seluruh kecamatan di Grobogan sudah terdapat kasus dengan mayoritas kasus terpapar terdapat di wilayah timur. Rinciannya, Kecamatan Gabus 557 kasus, Geyer 500 kasus, Wirosari 205 kasus, Toroh 125 kasus, Ngaringan 88 kasus, dan Brati 87 kasus.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Disnakkan Grobogan saat mengawasi lalu lintas ternak di salah satu pasar, sebelum ada kasus PMK. (Murianews/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Grobogan – Peristiwa penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Grobogan mencapai 1989 kasus. Dari jumlah kasus tersebut mayoritas yakni sapi sebanyak 1948 ekor, kerbau 38 ekor, dan kambing 3 ekor.
Data tersebut berdasarkan laporan terkini Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Grobogan per Jumat (8/7/2022), pukul 16.00 WIB. Dalam data itu menyebutkan, terdapat 52 kasus baru per hari ini.
Adapun total ternak sembuh yakni 621 ekor dengan rincian 584 ekor sapi dan 37 kerbau. Sementara, sapi mati total yakni 45 ekor.
Baca: