Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Anggota TNI-Polri di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah dilibatkan langsung dalam menekan kasus PMK. Mereka dilatih menyuntik ternak atau menjadi tenaga vaksinator PMK.

Pelatihan itu dilakukan di Aula Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan, Jumat (29/7/2022). Masing-masing lima anggota Kodim 0717/Grobogan dan Polres Grobogan ikut dalam pelatihan itu.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Grobogan Riyanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menambah tenaga vaksinator.

”Saat adanya penambahan jumlah vaksin dengan jumlah besar, dan tenaga vaksinator dari dinas peternakan tidak mencukupi. Sehingga perlu ditambahkan tenaga dari unsur TNI dan Polri,” kata Riyanto.

Baca: Grobogan Dapat Tambahan 7500 Dosis Vaksin PMK

Disampaikan pula, kegiatan ini sesuai dengan arahan Kasatgas Penanganan PMK Pusat yang juga Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Untuk melibatkan mereka, perlu menggelar pelatihan terlebih dahulu sebelum diterjunkan ke lapangan.

Lebih lanjut, Riyanto menyatakan, pihaknya masih butuh banyak droping vaksin PMK. Sebab, total populasi ternak sapi di Grobogan mencapai 200 ribu ekor.Riyanto dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan perkembangan PMK. Hingga Kamis (28/7/2022) kamarin, kasus PMK di Grobogan mencapai 2238 kasus.Kemudian tingkat kesembuhan tinggi, yaitu 1135 ekor. Untuk kasus aktif saat ini yakni 852 kasus.”Jadi kasusnya semakin menurun. Dengan penambahan droping vaksin, diharapkan kasus PMK semakin menurun,” jelas Riyanto. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler