Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Suparjo (69), kakek yang dipaksa mengemis cucunya kini kebanjiran bantuan usai viral di media sosial, belum lama ini. Itu diungkapkan kepala desa tempat tinggal di kakek, Sukinah, Rabu (3/8/2022).

Sukinah mengatakan, Suparjo mendapat bantuan dari sejumlah pihak yang peduli. Sejumlah tetangganya pun turut membantu mengurusi bantuan untuk warga Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan itu.

”Pengurusnya ada empat orang, dari lingkungan sekitarnya. Saya tidak tanya sampai hari ini dapat berapa, yang penting kebutuhan sehari-hari tercukupi. Kalau kurang, saya minta untuk laporan ke pemdes, nanti kami cukupi,” ujarnya.

Kakek Suparjo, lanjut Sukinah, rencananya diperiksakan ke RSUD Purwodadi, besok. Setelahnya, sang kakek dibawa ke panti lansia. Sedangkan, cucunya ikut tetangganya untuk sementara waktu.

”Untuk sementara belum bisa dibawa ke ponpes. Anaknya dititipkan ke tetangga, karena kakeknya dibawa ke panti lansia,” lanjutnya.

Baca: Kakek Renta yang Dipaksa Ngemis Cucunya di Grobogan Bakal Dibawa ke Panti Lansia

Sebelumnya, remaja 11 tahun itu direncanakan dibawa ke pondok pesantren. Namun, rencana itu belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat.
Sebelumnya, remaja 11 tahun itu direncanakan dibawa ke pondok pesantren. Namun, rencana itu belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat.Sebab, perempuan itu kadung didaftarkan ujian nasional di sekolahnya. Selain itu, apabila dipindahkan ke pondok pesantren, ia tidak bisa mengikuti ujian karena sudah tidak bisa didaftarkan.”Mungkin pindahnya ke pondok nanti setelah lulus SD,” imbuhnya.Subelumnya diberitakan, video seorang kakek yang diminta mengemis oleh cucunya viral di media sosial Tiktok. Dalam video memperlihatkan, si cucu remaja perempuan membawa sapu untuk memukuli si kakeknya itu.Usai viral, Dinas Sosial Grobogan mendatangi kediaman si kakek dan cucunya itu. Mereka diberikan sembako dan kasur. Dari rembukan bersama pemdes dan pihak terkait, disepakati kakek akan dibawa ke panti lansia dan cucunya dipondokkan. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler