Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Digital menjadi bagian yang tak lepas di era saat ini. Yayasan Assalam Kradenan pun menggelar webinar Literasi Digital guna memberi pembelajaran digital.

Acara di Gedung Serba Guna Assalam, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah itu diselenggarakan pada Selasa (16/8/2022). Kegiatan itu bekerja sama dengan PBNU dan Kemenkominfo.

Agenda itu hadiri Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf secara virtual. LP Ma’arif PBNU Esti Purnawinarni, Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Grobogan Mansata Indah Maratona, Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Grobogan Ahmad Muhdlori.

Baca: Ini Pesan Gus Yahya di Literasi Digital Yayasan Assalam Kradenan Grobogan

Anggota DPRD Grobogan Mansata Indah Maratona, salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut mengungkapkan mengenai pesan Khulafaur Rasyidin Sayyidina Ali RA, yakni untuk mendidik generasi sesuai zamannya.

”Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya.  Generasi saat ini tidak bisa lepas dari digital, maka harus berdamai dan adaptif,” politisi PKB Kabupaten Grobogan itu.

Dia juga mengajak generasi Z untuk memfilter dampak dari dunia digital, termasuk melakukan pemilahan serta adanya pemantauan dari orang tua dan guru dalam mengawal pendidikan akhlak.
Dia juga mengajak generasi Z untuk memfilter dampak dari dunia digital, termasuk melakukan pemilahan serta adanya pemantauan dari orang tua dan guru dalam mengawal pendidikan akhlak.Ketua LP Ma’arif Kabupaten Grobogan, H. Ahmad Muhdlori menuturkan, era digital memudahkan semua pihak di berbagai sektor dapat diakses dengan mudah.”Seperti pendidikan, bisnis, cari jodoh bahkan ngaji dapat diakses melalui dunia digital, namun, harus check and recheck. Jangan percaya begitu saja terhadap kabar dari media sosial, dipastikan dulu kebenarannya,” tegasnya.Sementara itu, pemateri Ma’arif PBNU diwakili Esti Purnawinarni lebih fokus pada pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan seperti daring, ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) dan automasi akreditasi.”Orang tua harus selalu mendampingi dan mengkontrol anaknya secara aktif. Hal itu guna mengcounter dampak negatif teknologi digital saat ini,” pungkasnya. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler