Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Pekan Raya Grobogan (PRG) di Alun-alun Purwodadi, resmi dibuka Bupati Sri Sumarni, Rabu (24/8/2022). Dalam kesempatan itu juga diluncurkan program Berkah (Berbelanja Dekat Rumah) dan Grobogan Great Sale.

Pekan Raya Grobogan akan berlangsung lima hari, mulai hari ini hingga Minggu (28/8/2022) mendatang. Ada 198 stand yang mayoritas merupakan pelaku UMKM di Kota Kedelai.

Bupati dalam sambutannya menyebut, PRG masih satu rangkaian dengan perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Dengan digelarnya PRG, Bupati berharap UMKM di Grobogan semakin meningkat.

Baca juga: Dinilai Layak Bersaing, Promosi Produk UMKM Grobogan Perlu Digencarkan

”Saya sudah meminta kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan untuk mengkoordinir perangkat daerah rumpun ekonomi, agar terus memperbaiki data UMKM. Selain itu juga memberikan pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan,” ujar Sri Sumarni.

Tidak hanya kepada OPD, Sri juga meminta agar para pimpinan BUMN, BUMD, dunia usaha juga memberikan perhatian, pembinaan dan pendampingan kepada UMKM.

Kemudian, kepada lembaga keuangan di Grobogan, Bupati juga meminta agar UMKM diberikan kemudahan dan keringanan.
Kemudian, kepada lembaga keuangan di Grobogan, Bupati juga meminta agar UMKM diberikan kemudahan dan keringanan.”Sehingga mereka memiliki daya saing dan selanjutnya UMKM-nya berkembang,” imbuhnya.Lebih lanjut, Bupati juga meminta agar para ASN, kades, dan perangkat desa dan masyarakat yang ekonominya lebih baik untuk menggunakan produk lokal. Tentu, caranya dengan berbelanja ke UMKM, warung-warung kecil, toko kelontong, PKL dan pelaku usaha lokal.”Dengan begitu, konsumsi masyarakat Grobogan naik dan tentu menggerakkan perekonomian lokal,” tutupnya.  Reporter: Saiful AnwarEditor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler