Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Grobogan – Adanya kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang diduga ikut dalam Karnaval Pembangunan Grobogan 2022 disayangkan sejumlah pihak.
Salah satunya datang dari mantan anggota DPRD Kabupaten Grobogan, Amin Rois Abdul Ghoni. Ia menyebut ada peserta yang seolah-olah menjadikan karnaval itu menjadi kampanye LGBT.
Amin pun menyesalkan kejadian itu. Bahkan, ia menyebut komentar MC karnaval yang seolah mendukung penampilan peserta itu.
”Saya menyayangkan ada LGBT ikut tampil di event tersebut. Di event resmi peringatan HUT RI. Sementara MC malah tidak menegur. malah menyampaikan, kurang lebih 'Laura (lanang ora wedok ya ora) ini lebih cantik daripada wanita biasa yen nang petengan (jika di kegelapan)'," ujar Amin.
Baca: Tak Hanya Sampah, Taman-Taman di Grobogan Juga Babak Bundas Gegara Karnaval
Menurutnya, seharusnya peserta harus menampilkan sesuatu yang sesuai tema, yakni ‘Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’. Dia pun meminta panitia mencegah adanya peserta tidak sesuai norma itu.
”Ya peserta (harus) sesuai tema, kemudian semangat patriot. Hindari yang tidak sesuai norma, karena warga yang hadir dari anak sekolah sampai dewasa,” paparnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi tolak LGBT.[/caption]
MURIANEWS, Grobogan – Adanya kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang diduga ikut dalam Karnaval Pembangunan Grobogan 2022 disayangkan sejumlah pihak.
Salah satunya datang dari mantan anggota DPRD Kabupaten Grobogan, Amin Rois Abdul Ghoni. Ia menyebut ada peserta yang seolah-olah menjadikan karnaval itu menjadi kampanye LGBT.
Amin pun menyesalkan kejadian itu. Bahkan, ia menyebut komentar MC karnaval yang seolah mendukung penampilan peserta itu.
”Saya menyayangkan ada LGBT ikut tampil di event tersebut. Di event resmi peringatan HUT RI. Sementara MC malah tidak menegur. malah menyampaikan, kurang lebih 'Laura (lanang ora wedok ya ora) ini lebih cantik daripada wanita biasa yen nang petengan (jika di kegelapan)'," ujar Amin.
Baca: