Tolak Harga BBM Naik, Puluhan Warga Grobogan Gelar Aksi di Depan DPRD
Saiful Anwar
Jumat, 2 September 2022 16:14:23
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Grobogan – Sejumlah warga Grobogan yang menamakan diri Aliansi Suara Rakyat Grobogan menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD setempat, Jumat (2/9/2022).
Mereka membawa spanduk protes seperti ”50 juta tak mampu menutup suara rakyat #terima kasih atas otakmu”, ”Kami bosan janji manis penguasa”, ”Itu BBM apa panjat pinang, kok naik terus”, ”Tolak kenaikan harga BBM”, dan berbagai tulisan lainnya.
Massa aksi mengawali aksinya dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian diikuti dengan orasi oleh sejumlah orator.
Baca: Hingga Agustus, 58 Kebakaran Terjadi di Grobogan
Tuntutan yang disampaikan yakni penolakan kenaikan harga BBM, penolakan RKUHP, dan mewujudkan reforma agraria.
Tidak hanya isu nasional yang diangkat dalam aksi tersebut, namun isu lokal juga turut diangkat. Yakni, belum meratanya sekolah negeri dan belum adanya perguruan tinggi negeri di Grobogan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Grobogan, Jumat (2/9/2022). (Murianews/Saiful Anwar)[/caption]
MURIANEWS, Grobogan – Sejumlah warga Grobogan yang menamakan diri Aliansi Suara Rakyat Grobogan menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD setempat, Jumat (2/9/2022).
Mereka membawa spanduk protes seperti ”50 juta tak mampu menutup suara rakyat #terima kasih atas otakmu”, ”Kami bosan janji manis penguasa”, ”Itu BBM apa panjat pinang, kok naik terus”, ”Tolak kenaikan harga BBM”, dan berbagai tulisan lainnya.
Massa aksi mengawali aksinya dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian diikuti dengan orasi oleh sejumlah orator.
Baca: