Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Ratusan pencari kerja (Pencaker) menyerbu Gedung Wisuda Budaya Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (6/9/2022).

Di sana terselenggara bursa kerja alias job fair. Kegiatan itu diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnaker) Kabupaten Grobogan selama dua hari, (6-7/9/2022).

Salah satu pencaker, Senia mengatakan, sudah menunggu-nunggu adanya bursa kerja seperti ini. Dia ingin mencari pekerjaan yang sesuai dengan minatnya.

”Tentu ingin mencari kerja sesuai dengan minat saya, sesuai dengan jurusan saya. Saya kebetulan jurusan ekonomi. Jadi, ya yang sesuai,” kata dia.

Ada 30 perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan (loker) di bursa kerja itu. Perusahaan itu berasal dari Kabupaten Grobogan dan luar daerah, seperti Demak, Kudus, Pati, serta Semarang. Total sebanyak 12 ribu loker yang disediakan.

Baca: 12 Ribu Lowongan Kerja Dibuka di Job Fair Grobogan, Siapkan Lamaran Pekerjaan Terbaikmu

Kepala Disnakertrans Grobogan Teguh Harjokusumo berharap, dengan terselenggaranya job fair ini akan menambah jumlah penempatan tenaga kerja dan mengurangi jumlah pengangguran.
Kepala Disnakertrans Grobogan Teguh Harjokusumo berharap, dengan terselenggaranya job fair ini akan menambah jumlah penempatan tenaga kerja dan mengurangi jumlah pengangguran.”Job fair ini gratis. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat yang membutuhkan pekerjaan untuk mengikuti bursa kerja ini,” ujar Teguh, Sabtu (3/9/2022).Teguh memaparkan, pada 2020 hingga 2021, jumlah pencari kerja yang terdaftar sebanyak 13.711 orang.Pencari kerja tersebut didominasi lulusan SLTA sebesar 75,71 persen, kemudian SLTP sebesar 15,84 persen, dan lulusan perguruan tinggi sebesar 3,71 persen. Sisanya yakni diploma dan lulusan sekolah dasar.”Dari jumlah pencari kerja tersebut, hanya 3.091 orang atau 22,54 persen yang ditempatkan. Masih ada 77,46 persen pencari kerja yang belum ditempatkan,” tambahnya.https://youtu.be/gWloISIHou8Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler