Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Beredar pesan berantai melalui WA berisikan adanya penculikan anak SD di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Pesan itu membuat warga resah.

”Mohon perhatian buat para orangtua yang punya anak kecil atau anaknya masih sekolah SD, untuk ekstra diperhatikan dan diawasi betul2 karena baru saja sekitar pukul 11.20 ada anak kecil yang berhasil diculik di sekitar SDN 4 Purwodadi,” tulis pesan itu.

Pesan itu pun ramai dibagikan sebagai status WA dan berbagai media sosial lain sejak Rabu (7/9/2022). Viralnya informasi itu membuat kepolisian setempat bergerak cepat.

Kapolsek Purwodadi AKP Saptono Widyo saat dikonfirmasi memastikan isi pesan tersebut adalah hoaks. Pihaknya sudah melakukan klarifikasi ke SD yang dimaksud.

”Itu hoaks. Tidak benar. Sudah kami konfirmasi ke pihak sekolah dan dipastikan hoaks,” ujar Kapolsek, Kamis (8/9/2022).

Baca: Kapolda Jateng: Tak Ada Penculikan Warga Wadas

Berdasarkan klarifikasinya, seorang siswa yang menungu jemputan hendak diantar tetangganya. Namun, sang siswa tersebut tidak bersedia dan lari masuk ke sekolah.
Berdasarkan klarifikasinya, seorang siswa yang menungu jemputan hendak diantar tetangganya. Namun, sang siswa tersebut tidak bersedia dan lari masuk ke sekolah.Warga yang melihat peristiwa itu kemudian menduga hal itu aksi penculikan yang gagal.Sapto meminta masyarakat untuk tidak perlu resah. Namun begitu, dia meminta agar masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya kejahatan di jalan.”Imbauan kami, agar jangan panik dengan informasi yang beredar. Disaring dulu sebelum dibagikan,” kata Sapto.”Kami imbau juga anak-anak yang bersekolah tidak dipakaikan perhiasan. Para siswa juga sebaiknya menunggu jika belum dijemput orang tuanya,” imbuhnya. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler