Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Penipuan yang mengatasnamakan pejabat di Grobogan seperti tiada habisnya. Usai nama Bupati Grobogan Sri Sumarni dan Wabup Bambang Pujiyanto, kini giliran nama Camat Wirosari yang dicatut penipu.

Camat Wirosari Kurnia Saniadi menerangkan, nomor yang digunakan si penipu yakni 081818421466. Untuk meyakinkan calon korban, penipu juga memasang foto dirinya dengan pakaian batik yang dibuat dinas.

”Kepada Yth. bapak/ibu/saudara, menginformasikan bahwa profil dan nomor WA ini bukan dari saya. Apabila panjenengan dihubungi untuk minta sumbangan atau yang lain melalui nomor ini, bukan dari saya. Mohon hati-hati dan waspada serta abaikan saja, matur suwun,” tulis Kurnia, Kamis (15/9/2022).

Kurnia menerangkan, modus si penipu juga serupa dengan penipuan yang mengatasnamakan Bupati dan Wabup beberapa waktu lalu. Yakni, bermodus awal ingin memberikan donasi dengan nilai tertentu.

”Ya modusnya sama,” imbuhnya.

Baca: Pernah Ada Ledakan, Desa Klambu Grobogan Justru Dapat Penghargaan

Dalam chat yang diperlihatkan kepada Murianews, si penipu lebih dulu mengaku bernama Camat Wirosari Kurnia Saniadi. Kemudian, si penipu mengaku mewakili rekan-rekan di kecamatan akan memberikan sumbangan kepada yayasan.

”Kula mewakili rekan rekan teng kecamatan bade menyampekan sedikit rezeki kagem yayasan, sedikit dana donasi kagem yayasan (Saya mewakili rekan-rekan di kecamatan mau menyampaikan sedikit rezeki untuk yayasan, sedikit dana donasi untuk yayasan),” tulis si penipu.Si penipu kemudian meminta nomor rekening yayasan yang dimaksud. Penipu mengaku akan mentransfer bantuan donasi yang dimaksud kepada yayasan. Padahal, nantinya dengan dalih tertentu, pihak yang menerima transfer akan diminta transfer balik.Beruntung, kata Kurnia, pihak yayasan terlebih dahulu mengklarifikasi kepada dirinya. Sehingga, belum sempat ada transaksi.”Belum ada laporan. Tadi ada yang klarifikasi dulu ke saya, sehingga tidak sempat tertipu,” paparnya.Pihaknya pun meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati bila ada modus serupa. Masyarakat diminta mengklarifikasi terlebih dahulu kepada pejabat yang dimaksud sebelum merespon chat semacam itu. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler