Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Bencana angin kencang melanda Dusun Sedansari, Desa Kaliwenang, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (10/10/2022). Sedikitnya 80 rumah di sana rusak akibat musibah itu.

Rata-rata, puluhan rumah yang rusak itu akibat tertimpa pohon. Pohon tak hanya menimpa puluhan rumah, namun juga menutupi jalan dan menimpa jaringan kambel listrik. Listrik pun padam akibat kejadian tersebut.

Kegiatan asesmen dan evakuasi pohon sendiri sempat dihentikan tadi malam. Kegiatan evakuasi dilanjut pada Selasa (11/10/2022) pagi tadi oleh BPBD Grobogan dan unsur terkait.

Baca: Angin Puting Beliung Terjang Kalipang Grobogan, Dua Rumah Ambruk

Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan Masrikan mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai bencana angin kencang, Senin (10/10/2022) sore itu.

”Hujan dengan intensitas deras dan disertai angin kencang di Dusun Sendangsari Desa Kaliwenang, Tanggungharjo mengakibatkan beberapa rumah rusak tertimpa pohon. Kemudian ada beberapa pohon tumbang menutupi jalan dan menimpa kabel listrik,” ungkap Masrikan.
”Hujan dengan intensitas deras dan disertai angin kencang di Dusun Sendangsari Desa Kaliwenang, Tanggungharjo mengakibatkan beberapa rumah rusak tertimpa pohon. Kemudian ada beberapa pohon tumbang menutupi jalan dan menimpa kabel listrik,” ungkap Masrikan.Atas kejadian angin kencang yang membuat puluhan rumah warga rusak itu, pihaknya pun meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.”Jika hujan lebat disertai angin kencang, jangan berteduh di bawah pohon. Hindari papan reklame dan sebaiknya berteduh di bangunan yang kokoh,” kata dia.Sebelumnya, akibat hujan dan angin kencang juga membuat salah satu gedung SDN 02 Jono, Tawangharjo roboh. Selain itu, dua rumah yang baru dibangun di Kalipang, Kecamatan Gabus juga roboh. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler