Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Kakek 77 tahun, Sarwi Saru, warga RT 03/RW 01, Desa Gebangan, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tewas tertabrak kereta api, Selasa (11/10/2022).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.15 WIB di perintasan rel kereta api Jalan Desa Gebanga-Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.

Berdasarkan laporan kepolisian, sang kakek telah pikun dan tuna rungu karena lanjut usia. Korban pun tidak mendengar klakson dari kereta api yang akan melintas.

Adapun kronologi kejadiannya, awalnya seorang warga setempat berniat mengecek saluran air di sawahnya. Saat melintas di rel, dia melihat ada potongan kaki sekitar tiga meter dari rel.

Karena penasaran, warga itu pun mencari tahu dengan menyisir rel. Pada jarak sekitar 50 meter dari titik awal, warga itu pun menemukan tubuh manusia dalam kondisi hancur.

Baca: Diduga Bunuh Diri, Perempuan di Grobogan Tertabrak Kereta Api 

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke pihak berwajib. Sejumlah warga setempat mengaku sebelumnya sempat melihat korban berjalan sendirian di jalan Desa Gebangan – Desa Sukorejo menuju perlintasan rel kereta api tersebut.

Selain itu, warga itu juga mendengar bunyi klakson kereta api melintas dari arah barat ke timur. Kejadian itu juga dibenarkan Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Ixfan Hendri Wintoko.Pada pukul 06.10 WIB tadi pagi, pihaknya menerima laporan dari Dinas Polsuska (polisi khusus kereta api) di Km 25+9. Di sana terdapat orang berada di area terlarang, sehingga tertemper kereta.”Orang berada di tengah area terlarang, di rel petak jalan Gubug -Tegowanu jalur hulu,” ujar Ixfan.Disebutkan, korban telah ditangani oleh Polsek Tegowanu dan korban dievakuasi serta dibawa ke Puskesmas Tegowanu.”KA belum dipastikan yang mana, karena yang tahu pertama kali warga,” tutupnya. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler