Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Pendekar pencak silat Pagar Nusa dan Kera Sakti dikabarkan bersitegang di wilayah Kecamatan Karangrayung, Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (16/10/2022).

Ketegangan itu terekam video dan beredar di media sosial. Dalam video berdurasi 12 detik itu tampak kerumunan di tengah jalan. Tampak pula sejumlah polisi melerai dan meredam ketegangan itu.

Diduga, lokasi kejadian itu berada di Wilayah Desa Truko, Kecamatan Karangrayung.

”Pagar Nusa dan Kera Sakti lagi bergesekan. Ini berantem di tengah jalan, timur Truko (Kecamatan Karangrayung),” kata si perekam video.

Baca: Napak Tilas, NU Grobogan Ziarahi Makam Tokoh Penyebaran Islam

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) pada Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Grobogan Edwin Setiawan membenarkan dalam video tersebut memang orang-orang berseragam anggota pencak silat Pagar Nusa dan Kera Sakti. Namun, dia belum memastikan kedua pihak itu berasal dari Grobogan.

”Iya, Mas. Itu (anggota) wilayah barat. Ini baru saya hubungi wilayah barat. Ini baru diselidiki (apakah dari Grobogan atau tidak),” kata Edwin.

Sementara itu, Kapolsek Karangrayung AKP Sutikno menyatakan saat ini situasi sudah kondusif. Meski begitu, pihaknya tetap berjaga-jaga di lokasi yang disebut-sebut menjadi lokasi bentrokan.“Ini saya masih di Truko, sudah sepi. Tapi tetap stand by, jaga-jaga,” kata dia.Meski begitu, dia enggan menjelaskan mengenai adanya bentrok di wilayah Truko. Dia menyebut, bila memang ada bentrok, itu dimungkinkan terjadi di wilayah lain.”Mungkin di Gubug, karena tadi kan ada agenda Napak Tilas, ada massa,” imbuhnya.Untuk diketahui, pada Minggu pagi tadi memang PCNU Grobogan menggelar acara Napak Tilas. Acaranya mengunjungi makam para sesepuh di Grobogan, seperti Ki Ageng Getas Pendowo di Purwodadi dan Mbah Gareng di Ngroto, Gubug. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler