Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Grobogan – Sejumlah kendaraan mogok usai mengisi BBM jenis pertalite di salah satu SPBU di Kecamatan Godong, Grobogan, Jawa Tengah. Diduga, ada campuran zat lain dalam BBM itu hingga membuat kendaraan mogok.

Motor dan mobil yang mengalami mogok usai mengisi pertalite itu pun langsung mendapat ganti rugi dari SPBU. Untuk motor diganti full tank alias isi penuh dengan pertamax, sedangkan untuk mobil diganti dengan harga yang sama sesuai pembelian dengan BBM jenis pertamax.

Kapolsek Godong AKP Daryanto mengatakan, kejadian itu sudah berlangsung sekitar lima hari yang lalu. Pertalite yang bikin mogok bukan karena dicampur dengan air.

”Bukan air hasil pengecekannya. Untuk SPBU tidak bisa menyimpulkan (apakah air atau yang lain, red),” ujar Kapolsek, Sabtu (22/10/2022).

Baca: Bocah 11 Tahun di Grobogan Tenggelam di Sungai

Lebih lanjut, Kapolsek menerangkan, jumlah pengendara yang mengalami mogok hanya beberapa saja. Untuk motor, isi tangki BBM-nya langsung dikeluarkan seluruhnya dengan selang, dan langsung diisi dengan BBM jenis pertamax. Sementara, untuk mobil langsung dipanggilkan bengkel dan diisi BBM jenis pertamax pula.

”Jadi tidak ada yang melaporkan, tidak ada yang dirugikan. Baik motor dan mobil, isinya langsung ditumpahkan dan diganti dengan pertamax, SPBU langsung tanggungjawab, tidak ada gejolak,” lanjutnya.
”Jadi tidak ada yang melaporkan, tidak ada yang dirugikan. Baik motor dan mobil, isinya langsung ditumpahkan dan diganti dengan pertamax, SPBU langsung tanggungjawab, tidak ada gejolak,” lanjutnya.Akibat kejadian itu, kini SPBU tersebut tidak bisa melayani pengisian BBM jenis pertalite untuk sementara.“Ya, untuk jenis pertalite tidak melayani,” tutupnya.Sementara itu, Brasto Galih Nugroho, Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, belum bisa memberikan keterangan banyak saat dikonfirmasi.”Saya cek dulu,” kata dia singkat. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler