Pertamina Akui Pertalite Tercampur Air di Kasus SPBU Godong
Saiful Anwar
Minggu, 23 Oktober 2022 16:42:47
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Grobogan – Pertamina akui Pertalite tercampur air di kasus SPBU Godong. Pertalite yang yang dikeluarkan SPBU Godong, Grobogan, Jawa Tengah terdapat campuran air, sehingga menyebabkan banyak kendaraan mogok usai mengisi di SPBU itu.
Terkait kasus di SPBU Godong ini, pihak Pertamina mempersilakan warga melapor apabila mengalami dampak dari kasus tersebut. Area Manager Communication, Relations, dan CSR Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengakui terjadinya kontaminasi air pada BBM jenis pertalite di SPBU tersebut.
"Kasus itu memang terjadi pada pembelian Pertalite di SPBU 44.58.108, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Rabu, 19 Oktober 2022 malam," papar Brasto, Minggu (23/10/2022).
Lebih lanjut, dia menambahkan, setelah adanya keluhan tersebut, Pertamina telah melakukan pengecekan ke tangki timbun SPBU dan ditemukan terdapat kontaminasi air. Meski demikian belum ada indikasi adanya kesengajaan dalam kasus ini.
"Kemudian BBM di tangki timbun BBM di SPBU tersebut langsung dikuras serta dilakukan flushing jalur menuju dispenser. Agar memastikan tidak ada kontaminasi air sebelum dijual ke konsumen lagi," imbuhnya.
Brasto memaparkan, SPBU menindaklanjuti keluhan kendaraan yang BBM-nya terkontaminasi air dengan membantu pengurasan BBM di kendaraan bermotor. Kemudian menggantinya dengan BBM jenis Pertamax.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Gambar Ilustrasi pengisian BBM pada kendaraan bermotor. (grafis)[/caption]
MURIANEWS, Grobogan – Pertamina akui Pertalite tercampur air di kasus SPBU Godong. Pertalite yang yang dikeluarkan SPBU Godong, Grobogan, Jawa Tengah terdapat campuran air, sehingga menyebabkan banyak kendaraan mogok usai mengisi di SPBU itu.
Terkait kasus di SPBU Godong ini, pihak Pertamina mempersilakan warga melapor apabila mengalami dampak dari kasus tersebut. Area Manager Communication, Relations, dan CSR Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengakui terjadinya kontaminasi air pada BBM jenis pertalite di SPBU tersebut.
"Kasus itu memang terjadi pada pembelian Pertalite di SPBU 44.58.108, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Rabu, 19 Oktober 2022 malam," papar Brasto, Minggu (23/10/2022).
Lebih lanjut, dia menambahkan, setelah adanya keluhan tersebut, Pertamina telah melakukan pengecekan ke tangki timbun SPBU dan ditemukan terdapat kontaminasi air. Meski demikian belum ada indikasi adanya kesengajaan dalam kasus ini.
"Kemudian BBM di tangki timbun BBM di SPBU tersebut langsung dikuras serta dilakukan flushing jalur menuju dispenser. Agar memastikan tidak ada kontaminasi air sebelum dijual ke konsumen lagi," imbuhnya.
Brasto memaparkan, SPBU menindaklanjuti keluhan kendaraan yang BBM-nya terkontaminasi air dengan membantu pengurasan BBM di kendaraan bermotor. Kemudian menggantinya dengan BBM jenis Pertamax.
BACA JUGA: