Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam foto yang beredar itu, tampak wajah korban sudah sepenuhnya menghitam menghadap ke atas. Korban tampak mengenakan kaus cokelat dengan kombinasi kuning. Tangan kiri korban sedikit terangkat ke atas. Dalam foto itu tampak aliran air di Bendungan Glapan sangat deras.

Diketahui, sosok jasad yang tenggelam itu ternyata merupakan warga Kecamatan Kedungjati. Belum diketahui penyebab korban tenggelam. Itu diungkapkan Kapolsek Gubug AKP Pudji Hari, Senin (7/11/2022).

Baca: Audiensi, Buruh di Grobogan Minta UMK 2023 Naik 13 Persen

Pudji Hari mengatakan, korban diketahui bernama Syarif Afrian (16), warga Desa Jumo, Kecamatan Kedungjati. Namun, pihaknya menyatakan belum mengetahui penyebab tenggelamnya korban.

’’Belum tahu (penyebabnya, red). Kami hanya menemukan, orang Kedungjati,’’ kata Kapolsek.
’’Belum tahu (penyebabnya, red). Kami hanya menemukan, orang Kedungjati,’’ kata Kapolsek.Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan, berdasarkan identifikasi dari Tim Inafis Polres Grobogan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kesimpulan itu juga didapat setelah jasad korban dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter RS Getas Pendowo Gubug.Kapolsek menyatakan, pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan autopsi. Jasad korban pun telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler