Singgung Persoalan Pupuk di Depan Pemuda Grobogan, Evita: Kayak Kaset Kusut
Saiful Anwar
Senin, 21 November 2022 19:13:59
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dihadapan para peserta yang mayoritas pemuda itu, Evita menyebut persoalan pupuk layaknya sebuah kaset kusut. Dengan tegas ia mengatakan, persoalan pupuk tidak akan selesai hingga dirinya selesai menjadi anggota Komisi VI dalam periode kali ini.
’’Kayak kaset kusut. Sampai nanti saya selesai di Komisi VI, pasti belum terselesaikan. Masalahnya itu kartu tani, RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) yang nggak bener, begitu kan,’’ ujar Evita berapi-api.
Baca: Sambangi Grobogan, Evita Dicurhati Soal Trayek TransJateng
Politisi PDI Perjuangan itu mengaku heran dengan menteri terkait, karena tak bisa menyelesaikan masalah tersebut. Itu lah, yang melatarbelakangi Komisi VI DPR RI membentuk Panja (Panitia Kerja) Pupuk.
’’Jadi kami menaruh perhatian khusus terhadap masalah pupuk, distribusi pupuk. Panja itu dibentuk DPR RI untuk hal-hal yang penting, yang harus diselesaikan segera,’’ lanjutnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



