Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kerusakan jalan di Kawasan Pasar Gubug itu sepanjang 500 meter. Kondisi jalan yang jadi akses ke Kecamatan Kedungjati dan Kota Salatiga itu pun dikeluhkan warga.

Roji, warga sekitar mengatakan selama ini perbaikan jalan hanya berupa tambal sulam dengan bebatuan. Dia pun ingin agar jalan tersebut diperbaiki secara permanen sehingga pengendara nyaman saat melintas.

’’Harapannya segera diperbaiki saja. Karena ini membuat pengendara jalan harus ekstra hati-hati,’’ ucap dia, Selasa (22/11/2022).

Baca: Bangkitkan Wisata, Festival De Bale Cingkrong Grobogan Bakal Jadi Agenda Tahunan

Zaenal, salah satu pengendara yang mengaku sering melintas di jalan itu mengatakan, rusaknya jalan juga disebabkan banyaknya truk dengan muatan berat yang melintas. Perbaikan dengan tambal sulam pun tak bertahan lama.

’’Banyak truk muatan berat-berat lewat sini, jadi lebih cepat rusaknya,’’ katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan Wahyu Tri Darmawanto mengatakan, perbaikan jalan di Kecamatan Gubug tahun depan sudah cukup banyak. Namun, belum termasuk jalan rusak di Kawasan Pasar Gubug itu.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan Wahyu Tri Darmawanto mengatakan, perbaikan jalan di Kecamatan Gubug tahun depan sudah cukup banyak. Namun, belum termasuk jalan rusak di Kawasan Pasar Gubug itu.’’Untuk penanganan jalan di Gubug, secara bertahap dialokasikan pembangunan di spot-spot (titik-titik, red) tertentu yang prioritas. Tahun 2023 ada tiga kegiatan, Jalan MT Haryono (Rp 1 miliar), Jalan Gubug-Tambakan (Rp 200 juta), dan jalan dalam kota Gubug (Rp 200 juta),’’ paparnya.Baca: Singgung Persoalan Pupuk di Depan Pemuda Grobogan, Evita: Kayak Kaset KusutAdapun perbaikan ruas jalan di depan pasar Gubug itu rencananya diusulkan pada 2024 mendatang.’’Nanti Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) 2023 bulan Maret kita usulkan lagi untuk lanjutan 2024,’’ lanjutnya. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler