Jadi Korban Pencurian, Perempuan asal Majene Ini Telantar di Grobogan
Saiful Anwar
Selasa, 22 November 2022 18:38:28
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Wakapolsek Gubug, Iptu Sunarto menjelaskan, mulanya Sukmayanti hendak kabur dari rumah suaminya di Medan, Sumatra Utara. Namun, saat sampai di Jakarta, Sukmayanti jadi korban pencurian.
Saat itu, semua barang bawaannya, termasuk uang dan ponselnya raib. Hanya tersisa pakaian yang menempel di badannya.
Baca: Optimalkan Pengawasan, Panwascam Grobogan Dilatih Menulis Berita
Sukmayanti pun sempat telantar di sebuah terminal di Jakarta. Tak lama setelahnya, ia bertemu seorang warga Grobogan yang mengaku bernama Subronto Wibowo.
Oleh Subronto, Sukmayanti dijanjikan akan dibantu hingga ke Surabaya. Namun, sesampainya di Gubug, pria tersebut berpikir ulang. Akhirnya, perempuan tadi diantar ke Polsek Gubug untuk melaporkan kasus itu.
Di Polsek Gubug, Sukmayanti akhirnya dibantu untuk bisa berkomunikasi dengan keluarganya via video call. Iptu Sunarto mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan nomor seluler keluarga Sukmayanti, anggotanya langsung menghubungi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



