Minggu, 26 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Di Kecamatan Purwodadi, wilayah terdampak yakni Desa Kedungrejo, Karanganyar, Nglobar, Nambuhan, Kelurahan Kuripan dan Kelurahan Purwodadi.

Kemudian, Kecamatan Tawangharjo, yakni Desa Jono, Mayahan, dan Pulorambe. Sementara di Kecamatan Grobogan, yakni Desa Rejosari dan Getasrejo.

Baca: Banjir di Grobogan Meluas, Kini Enam Desa Terendam

Kabar baiknya, elevasi Sungai Lusi telah menurun setelah sebelumnya naik hingga mencapai 9,84 meter. Per pukul 13.00 WIB, elevasi ada di angka 9,73 meter.

Wilayah terparah dalam banjir kali ini yakni Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi. Total ada 224 rumah dan jalan lingkungan tergenang. Di Desa Karanganyar, Purwodadi, terdapat 87 rumah, areal persawahan dan jalan desa juga tergenang.

Sedangkan di Desa Kedungrejo, Purwodadi, total ada 70 rumah, areal pertanian dan jalan desa tergenang. Ketinggian genangan bervariasi antara 30 cm hingga 80 cm.

Kepala Pelaksana BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan, petugas BPBD dan unsur terkait telah melakukan berbagai hal menghadapi banjir kali ini.’’Kami telah memberikan bantuan bahan logistik makanan kepada warga terdampak banjir dan ke posko dapur umum yang didirikan secara mandiri oleh warga,’’ ujar Endang.Selain itu, petugas juga telah membantu warga menyeberang dengan menggunakan perahu karet di titik jalan yang tergenang cukup tinggi. Petugas juga membantu pengguna jalan agar kendaraannya tidak terperosok dan mengalami mati mesin.’’Kami terus melakukan pendataan dan pemantauan perkembangan elevasi Sungai Lusi,’’ imbuhnya. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler