Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Di Kecamatan Grobogan, banjir menggenangi pertigaan ketapang, tepatnya di depan SMAN 1 Grobogan, Sabtu (31/12/2022) pagi. Ketinggian air mencapai 50 cm menyebabkan lalu lintas tersendat. Pengendara juga sempat diarahkan untuk tidak melewati jalan tersebut.
Meski begitu, genangan telah mengalami penurunan hingga kendaraan sudah bisa kembali melewati.
“Pertigaan Ketapang Kecamatan Grobogan pada Km. 4, (lalu lintas) tersendat akibat genangan air setinggi lutut orang dewasa atau kurang lebih 50 cm pada pukul 06.00 WIB. Pada puul 08.15 WIB, air telah mengalami penurunan dengan ketinggian 20 cm, dan arus lalu intas kembali lancar,” ujar Kapolsek Grobogan Iptu Candra Bayu.
Baca: Orasi Kebangsaan Haul Gus Dur di Grobogan: Jangan Perkosa Kitab Suci
Sementara itu, tanah longsor terjadi di tempat wisata Jatipohon Indah, Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan. Longsoran tepatnya berada di pagar, tepat di belakang tulisan raksasa Jatipohon Indah. Saat ini, petugas BPBD dan pihak terkait masih di lokasi untuk asesmen.
Selain banjir dan longsor, efek hujan deras dan angin kencang juga pohon tumbang yang membuat listrik padam. Kejadian tersebut setidaknya menimpa sejumlah wilayah di wilayah ULP Tegowanu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



