Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolsek Kradenan, AKP Sunarto mengatakan saat ditemukan, tak ada luka-luka di tubuh korban. Diduga, korban meninggal karena hipertensi.

Dijelaskan, kejadian bermula saat korban pada pukul 09.00 WIB pamit kepada istrinya untuk mencari rumput. Sang istri sempat melarang korban, karena tadi malam tidak enak badan.

Kemudian, pada pukul 10.30 WIB, seorang warga melihat korban tergeletak saat melintas di lokasi kejadian. Saat ditemukan, korban terbaring di pinggir jalan, dalam keadaan terlentang.

Kapolsek menyebut, di samping tubuh korban terdapat tumpukan daun jagung dan sepeda motor milik korban. Warga yang melihat korban kemudian memanggil warga lainnya.

’’Para warga itu selanjutnya bersama-sama mendekati korban dan mengangkat tubuhnya. Mereka kemudian meletakkan korban di Pos Perhutani yang berada di dekat lokasi kejadian,’’ lanjutnya.

AKP Sunarto menerangkan, warga sempat mengira korban masih hidup, karena tubuhnya masih hangat. Salah satu warga bermaksud untuk mengeroki tubuh korban di bagian dada menggunakan daun ketela.

’’Namun kulit korban mengalami lecet. Kemudian warga itu tidak melanjutkannya,’’ katanya.
’’Namun kulit korban mengalami lecet. Kemudian warga itu tidak melanjutkannya,’’ katanya.Warga kemudian membawa korban pulang ke rumahnya. Sesampainya di rumah, istri dan keluarga korban membawa korban ke Puskesmas Kradenan 1. Dimaksudkan, agar korban mendapatkan pemeriksaan secara medis.’’Setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia,’’ terang Kapolsek.Usai mendapatkan laporan tersebut, pihak Unit Reskrim Polsek Kradenan bersama Tim Inafis Polres Grobogan mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Selanjutnya bersama Tim Puskesmas Kradenan 1 melakukan pengecekan pemeriksaan jenazah atau visum luar.Kapolsek menyatakan, korban meninggal dunia diduga mengalami pecah pembuluh darah di kepala. Hal itu diakibatkan karena korban dalam keadaan sakit dan mempunyai riwayat hipertensi. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler