Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Desa Teguhan, Karsono mengatakan, orang yang dicari perempuan itu telah meninggal pada 2018 lalu. Dikatakannya, Mohd Sani meninggal karena sakit.

’’Pak Sani memang sempat tinggal di sini. Tapi beliau sudah meninggal 2018 lalu. Dulu ke sini juga sudah dalam kondisi sakit. Niatnya berobat dan liburan, tapi malah sampai meninggal di sini,’’ paparnya.

Murianews juga bertemu dengan Nurkayati yang merupakan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat. Ia diketahui juga anak tiri dari Mohd Sani.

Baca: Viral Warga Malaysia Cari Ayahnya di Teguhan Grobogan

Perempuan 42 tahun itu menceritakan, nama ayah tirinya yakni Muhammad Sani. Saat itu, ayah tirinya itu dibawa ibunya pulang ke Teguhan bermaksud untuk berobat sekaligus liburan.

’’Niatnya sebenarnya hanya tiga bulan saja, untuk liburan dan berobat. Tapi malah sakitnya semakin parah, sampai meninggal di sini,’’ ujar Nurkayati saat ditemui di Kantor Desa Teguhan, Kamis (19/1/2023).

Nurkayati mengaku tidak mengetahui kapan ibunya dan ayah tirinya itu menikah. Sebab, sebelum tiba-tiba pulang ke kampung halaman di Teguhan, dia mengira ibunya sudah meninggal di Malaysia.

Pasalnya, sudah 16 tahun tidak ada kabar. Bahkan, ia sempat akan menggelar tahlilan, karena keluarga mengira sudah meninggal.
Pasalnya, sudah 16 tahun tidak ada kabar. Bahkan, ia sempat akan menggelar tahlilan, karena keluarga mengira sudah meninggal.’’Eh, malah tiba-tiba pulang dengan laki-laki,’’ katanya.Selama ini, Nurkayati tinggal bersama ayah kandungnya. Dia yang merawat ayah kandungnya selama ditinggal ibunya merantau. Sejak berpisah dengan sang ibu, ayahnya tidak pernah menikah lagi hingga kini.Nurkayati menyatakan, ibu bersama ayah tirinya dulu sempat tinggal bersamanya. Namun, hanya bertahan sekitar dua bulanan. Setelah itu, ibu dan ayah tirinya memilih tinggal bersama neneknya.Nurkayati mengaku tidak mengetahui apakah perempuan yang mengaku bernama Nor Suhanna itu benar-benar anak kandung Sani. Namun, perempuan bernama Nor itu mengaku mencari ayahnya karena ingin menikah lagi.’’Saya sendiri tidak tahu, apakah Pak Sani punya anak kandung. Dulu ngakunya hanya punya anak tiri empat orang. Tapi Nor Suhanna itu ngakunya mau menikah lagi, makanya mencari ayahnya kandung,’’ paparnya. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler