Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan menyatakan video yang beredar itu hoaks. Ia mengatakan, peristiwa dalam video itu terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

’’Itu kejadian di Tasikmalaya, Jawa Barat, sekitar setahun lalu. Videonya diunggah ulang dengan narasi baru,’’ kata dia, Kamis (2/1/2023).

Baca: Dugaan Upaya Penculikan Anak Terjadi Lagi di Grobogan

Berdasar penelusuran pihaknya, orang yang dihajar tersebut merupakan pelaku pencabulan terhadap menantu sendiri di Tasikmalaya.

Atas viralnya video tersebut, Kapolres pun meminta kepada masyarakat agar lebih berhati-hati sebelum membagikan video.

’’Utamakan saring sebelum sharing. Jangan mudah langsung percaya terhadap info yang beredar,’’ lanjutnya.Sementara, terkait penculikan anak, Kapolres meminta kepada masyarakat untuk lebih waspada. Sebagaimana yang disampaikannya sebelumnya, masyarakat mesti lebih memperhatikan anak-anaknya.’’Sehubungan dengan maraknya isu penculikan, masyarakat tidak perlu takut atau resah berlebihan. Berikan pemahaman kepada anak agar tidak mudah terpengaruh terhadap orang yang tidak dikenal,’’ tandasnya. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler