Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sesuai keterangan di video, kejadian itu disebut berlangsung di PT Sai Apparel Indonesia yang berada di Desa Harjowinangun, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan.

Video itu diberi judul “pabrik elit bayar lembur syulit..” disertai emot senyum dengan wajah terbalik. Kemudian keterangan dalam video itu juga cukup provokatif: ’’merdeka untuk kalangan atas, merana untuk kelas bawah #ptsaiapparelindustries #kulipabrik #buruhbergerak’’.

Dalam video, tampak si bos awalnya membentak meminta si pekerja agar segera keluar. Namun, si pekerja, sembari memvideokan kejadian itu, meminta penjelasan dan protes kepada si bos.

Baca: DPRD Grobogan Tegas Tak Mau Ikut Aksi Adkasi di Jakarta

’’Kenapa? Ini jam berapa, Bapak? Kemarin bapak itu sudah merugikan saya. Kemarin bapak ngatain saya apa? Ngomong! Saya bisa baik-baik. Bapak kemarin ngatain saya apa? Bilang sekarang di depan kamera. Saya nggak terima dikatain ‘gila’, saya orang Indonesia. Salah saya apa,’’ kata si pekerja.

Sementara si bos, sembari berjalan keluar bersama si pekerja, menjelaskan bahwa tidak boleh memvideokan di dalam pabrik.

’’Tidak boleh video di sini. Kita keluar dulu,’’ ujar si bos yang memakai masker putih itu.Si pekerja pun menimpalinya dengan balik bertanya alasan larangan membuat video.’’Kenapa tidak boleh divideo? Ada rahasia di dalam perusahaan ini, kerja paksa sampai selesai, tidak dibayar. Begitu,’’ timpal si pekerjaKepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Grobogan Teguh Harjokusumo belum merespon saat dimintai konfirmasi hingga berita ini ditulis. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler