Pekerja Apparel Grobogan Curhat Lembur Tak Dibayar, KSPSI Prihatin
Saiful Anwar
Jumat, 3 Februari 2023 11:04:53
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ketua Pimpinan Daerah Tekstil, Sandang dan Kulit KSPSI Jateng Syariful Imaduddin menyatakan prihatin atas apa yang terjadi terhadap pekerja tersebut.
’’Saya turut prihatin atas apa yang terjadi di PT Apparel Grobogan. Mestinya tidak boleh terjadi. Tindak kekerasan dengan alasan apa pun tidak boleh terjadi,’’ ujarnya, Jumat (3/2/2023).
Baca: Viral Pekerja Pabrik Curhat Lembur Tak Dibayar Diduga di Grobogan
Syariful mengatakan pihaknya memiliki perhatian agar kekerasan maupun pelecehan seksual kepada pekerja nol persen. Karena itu, pihaknya pun sangat menyayangkan adanya kejadian tersebut.
Sementara, terkait lembur yang diduga tidak dibayar, menurutnya juga sudah seharusnya tidak terjadi. Apalagi perusahaan garmen besar seperti PT Apparel.
’’Saya kira pelanggaran terhadap hak-hak normati juga tidak boleh terjadi. Perusahaan yang memiliki skala besar, apalagi garmen, padat karya, mereka kan sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk biaya produksi,’’ paparnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



