Jumlah Warga Miskin Ekstrem di Grobogan Terus Diverifikasi
Saiful Anwar
Jumat, 17 Februari 2023 18:18:49
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Bappeda Grobogan Wahyu Susetijono mengatakan, pendataan mestinya hampir selesai pada Jumat (17/2/2023). Namun, pihaknya terkendala aplikasi yang telah ditutup.
’’Masih terus diverifikasi. Grobogan sebenarnya sudah 66 persen per Rabu kemarin. Harusnya bisa segera selesai pekan ini, tapi per hari ini pukul 15.00 WIB aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) ditutup sampai Senin (21/2/2023) untuk update,’’ ujarnya.
Baca: Dua Ular Piton Nyaris Empat Meter Gegerkan Warga Crewek Grobogan
Berdasarkan data program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), warga Grobogan yang tercatat miskin ekstrem ada 27.364 jiwa. Jumlah itu mencakup 51 desa pemantauan di seluruh wilayah Grobogan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



