Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Bappeda Grobogan Wahyu Susetijono mengatakan, pendataan mestinya hampir selesai pada Jumat (17/2/2023). Namun, pihaknya terkendala aplikasi yang telah ditutup.

’’Masih terus diverifikasi. Grobogan sebenarnya sudah 66 persen per Rabu kemarin. Harusnya bisa segera selesai pekan ini, tapi per hari ini pukul 15.00 WIB aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) ditutup sampai Senin (21/2/2023) untuk update,’’ ujarnya.

Baca: Dua Ular Piton Nyaris Empat Meter Gegerkan Warga Crewek Grobogan

Berdasarkan data program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), warga Grobogan yang tercatat miskin ekstrem ada 27.364 jiwa. Jumlah itu mencakup 51 desa pemantauan di seluruh wilayah Grobogan.

Sementara itu, berdasarkan data yang dimilikinya, jumlah warga dengan kemiskinan ekstrem yakni 31.740 jiwa. Persentasenya terhadap jumlah total penduduk yakni 2,28 persen.Wahyu menyatakan, berdasarkan instruksi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pada kunjungan ke Desa Mlilir, Gubug beberapa waktu lalu, pendataan kemiskinan ekstrem ditarget sampai pekan ini. Pendataan terus dioptimalkan menyusul target kemiskinan ekstrem mencapai nol persen pada akhir tahun ini. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler