Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pusaka berupa keris hingga tombak itu dibersihkan dengan cairan racikan dari jeruk nipis, air kelapa muda, hingga air buah pace. Penjamasan setahun sekali itu dilakukan agar pusaka tetap bersih.

Ketua Kasepuhan Wijaya Kusuma Eyang Sukardi menerangkan, total ada 11 keris milik museum dan ratusan pusaka milik Kasepuhan yang dibersihkan.

’’Dibersihkan biar tidak ada karatnya, biar awet dan bersih,’’ tutur Eyang Sukardi.

Baca: Sumur Mati di Tinanding Grobogan Sempat Semburkan Gas

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Grobogan, Ngadino mengatakan, jamasan pusaka memiliki nilai tersendiri. Terlebih digelar menjelang Hari Jadi Grobogan.

’’Jamasan pusaka biasanya dilakukan pada bulan Sura. Khusus pusaka di Grobogan dilakukan setahun sekali, menjelang peringatan Hari Jadi Grobogan,’’ terang Ngadino.

Ngadino menyebut, penjamasan pusaka itu mempunyai makna tersendiri. Di samping membersihkan secara fisik keberadaan pusaka peninggalan leluhur, juga sekaligus sebagai pembersihan diri dan jiwa.’’Jamasan mempunyai makna pembersihan diri dan jiwa supaya bersih. suci setelah Hari Jadi Kabupaten Grobogan, sehingga bisa bersama melangkah maju membawa perubahan lebih baik untuk Grobogan,’’ imbuhnya.Pada momentum tersebut, benda-benda bersejarah di Museum Lokal Grobogan juga dibersihkan. Kegiatan penjamasan pusaka itu sendiri sempat ditunda dari jadwal semula tanggal 13 Februari 2023.Sebagaimana diketahui, berbagai agenda digelar Pemkab Grobogan pada momentum menjelang Hari Jadi Grobogan yang jatuh pada 4 Maret 2023. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler