Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Camat Klambu Rustamaji menerangkan, kantornya mulai tergenang sekitar pukul 20.00 WIB. Titik tertinggi genangan, kata dia, mencapai lutut orang dewasa.

’’Kalau di lapangan kecamatan, sampai selutut. Semenjak hujan deras, sekitar habis Isya (mulai banjir, red),’’ kata dia, Rabu (22/2/2023).

Rustam menambahkan, banjir tersebut selain disebabkan hujan deras juga karena kiriman dari hutan yang gundul. Dia mengatakan, biasanya banjir tidak sampai masuk ke kantor atau hanya di pelataran setinggi mata kaki saja.

’'Memang ciri khasnya begitu di Klambu. Kalau hujan deras dan kiriman air dari hutan yang gundul, langsung banjir. Tapi biasanya hanya di pelataran semata kaki, tidak separah ini,’’ imbuhnya.

Baca: Personel Polres Grobogan Diminta Melek Medsos
Baca: Personel Polres Grobogan Diminta Melek MedsosMeski begitu, pada pukul 02.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB, Rabu (22/2/2023), banjir berangsur-angsur surut. Kini banjir telah sepenuhnya surut dan tinggal menyisakan lumpur.’’Tinggal membersihkan lumpur-lumpur. Sebagian lumpur sudah dibersihkan tadi malam, yang di lantai agak tinggi. Tinggi lantai kan beda-beda. Begitu surut, langsung dibersihkan,’’ kata dia. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler