Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Grobogan Agus Budi Karyanto mengatakan, pihak PT TIS telah melakukan pengeboran untuk mengetahui potensi gas yang ada.

’’Setelah diketahui gas itu cukup layak untuk diproduksi dan menguntungkan, kemudian masuk ke tahap eksploitasi atau produksi. Sesuai hak konsesi, masa produksi selama 30 tahun ke depan,’’ ujar pria yang akrab disapa Agus BK itu, Selasa (28/2/2023).

Baca: LSD di Grobogan Capai 1719 Kasus

Agus BK menerangkan, sebelum melakukan produksi, PT TIS menawarkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) terkait pembagian pendanaan investasi proses eksplorasi. Namun, karena nilainya cukup besar, Pemda Grobogan memilih tidak mengambil kesempatan itu.

’’PT TIS menawarkan kepada pemda, apakah pemda mau sharing pendanaan investasi untuk proses eksplorasi. Karena nilainya sangat besar, pemda kemudian tidak mengambil itu. Dengan tidak mengambil itu, maka hanya sekadar dapat bagi hasil,’’ kata dia.
’’PT TIS menawarkan kepada pemda, apakah pemda mau sharing pendanaan investasi untuk proses eksplorasi. Karena nilainya sangat besar, pemda kemudian tidak mengambil itu. Dengan tidak mengambil itu, maka hanya sekadar dapat bagi hasil,’’ kata dia.Meski begitu, Agus enggan menyebutkan besaran bagi hasil yang didapatkan Pemkab Grobogan.Sebagaimana diberitakan, eksploitasi gas di Desa Pranten, Gubug rencananya dimulai Mei 2023. Eksploitasi dilakukan setelah berdasarkan penjajakan, sumur RBG-3B itu memang terdapat cadangan gas yang layak dilakukan eksploitasi. Reporter: Saiful AnwarEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News