Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati – Vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Pati baru mencapai 8,83 persen dari total sasaran 112.124 anak. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Pati, dr. Aviani Tritanti Vanusia.
Saat ditemui di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (6/1/2021) dia mengatakan Capaian itu pun baru dosis pertama. Semantara untuk dosis kedua masih kosong.
“(Vaksin anak) ini masih sedikit. Baru 8,83 persen atau 9.903 anak. Ini data sementara sampai Kamis Pagi ya,” tutur mantan Direktur RSUD Kayen ini.
Ia beralasan, vaksinasi anak yang sedikit ini lantaran pasokan stok vaksin dari Provinsi masih rendah. Stok vaksin Sinovac untuk anak saat ini hanya ada ada 2.500 vaksin.
Baca juga: KIPI Berat Belum Ditemukan Pada Vaksinasi Anak di Kudus
Aviani pun berharap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera menambah vaksin Sinovac untuk Kabupaten Pati. Ia juga meminta stok yang dimiliki TNI-Polri untuk mempercepat vaksinasi anak.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Seorang siswa menahan rasa sakit saat disuntik vaksin Covid-19. (MURIANEWS/Cholis Anwar)[/caption]
MURIANEWS, Pati – Vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Pati baru mencapai 8,83 persen dari total sasaran 112.124 anak. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Pati, dr. Aviani Tritanti Vanusia.
Saat ditemui di Pendopo