Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati - Sepinya Plaza Pragolo Pati masih menjadi PR pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat. Pemerintah setempat pun berencana untuk membranding ulang Plaza Pragolo Pati.

Mengatasi sepi pengunjung di kerajinan tersebut, pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati berencana membranding ulang tempat tersebut.

Plaza Pragola Pati yang awalnya membrending sebagai tempat produk unggulan Pati akan diubah menjadi pusat oleh-oleh Pati.

“Pengelolaan pasar Pragolo mungkin ada perubahan brending. Akan kami ubah ke produk pusat oleh-oleh,” terang Kepala Disdagperin Pati Hadi Santosa saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/1/2022).

Baca juga: Angkat Retribusi, Disdagperin Pati Bidik UMKM di Plaza Pragolo

Selama ini yang tersedia di sana hanya produk batik dan kerajinan saja. Belum ada olahan makanan khas Pati yang terpampang di sana. Bahkan Nasi Gandul dan Soto Kemiri khas Pati tidak ada.

“Nanti kami coba mengubah itu. Tidak hanya produk khas Pati. Tapi ada makanan khas. Salah satunya makanan ringan. Kami akan branding itu. Toko modern belum (ada rencana). Fokus peningkatan UMKM dan pengrajin rumah tangga,” tuturnya.
“Nanti kami coba mengubah itu. Tidak hanya produk khas Pati. Tapi ada makanan khas. Salah satunya makanan ringan. Kami akan branding itu. Toko modern belum (ada rencana). Fokus peningkatan UMKM dan pengrajin rumah tangga,” tuturnya.Dia mengaku, rapat internal bersama pihak terkait sudah dilakukan untuk membahas rebranding tersebut. Seperti komunitas industri kecil menengah (IKM) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).“(Kami juga) akan dibentuk manajemen baru,” katanya.Di samping itu, pihaknya juga mewacanakan adanya rest area, ruang pertemuan, dan tempat untuk pagelaran seperti pentas seni.“Kebanyakan belum tahu khasnya Pati. Jadi akan ada penunjuk arah. Nantinya bus hingga kendaraan luar kota bakal tahu. Dari situ mungkin menambah pengunjung. Sehingga kuliner bisa hidup lagi,” pungkasnya. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler