Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Aksi kekerasan seksual di jalanan atau begal payudara juga terjadi di Kabupaten Pati. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (30/1/2022) lalu di Jalan Pati-Kayen, tepatnya di selatan jembatan Tanjang, Kecamatan Gabus.

Seorang perempuan mengaku menjadi korban aksi kekerasan seksual itu. Saat itu, perempuan berusia 27 tahun itu berkendara dari arah utara sekitar pukul 19.20 WIB.

Awalnya ia dari arah Margorejo melewati Jalan Lingkar Selatan. Lalu belok ke selatan, ke Jalan Pati-Kayen.

Baca juga: Pak Polisi, Tolong! Begal Payudara di Kudus Makin Nekat

Setelah melewati Jembatan Tanjang, ada orang yang merepet kendaraannya. Lantaran kondisi jalan sepi dan penerangan minim, pelaku pun melancarkan aksinya.

“Saya sebelumnya dari arah Margorejo lewat Jalan Lingkar. Kemudian setelah Pom Tanjang kayak ada yang mengikuti saya. Saya dipepet kemudian dia memegang payudara saya yang sebelah kanan,” kata korban, Kamis (3/2/2022).

Ia sempet mengejar pelaku. Namun tidak terjangkau olehnya. “Setelah beraksi, pelaku langsung ngebut. Saya curiga pelaku sering mangkal dikawasan situ,” tutur dia.

Baca juga: Begal Payudara Kudus Incar Anak Sekolah, Polisi: Akan Kami Selidiki

Korban kemudian mengungkapkan ciri-ciri pelaku kejahatan itu. Yakni, seorang lelaki bertubuh kurus. Usianya diperkirakan masih muda. Saat kejadian pelaku mengendarai motor Honda Vario 125 model baru.“Dia juga memakai tas ransel warna-warni. Ciri-ciri fisik dia bertubuh kurus,” kata dia.Sebelumnya korban mengaku sering melewati jalan ini. Namun tidak pernah terjadi apa-apa.Kejadian ini merupakan yang kali pertama ia alami. Akibat kejadian itu, korban merasa trauma dan tidak ingin mengalami peristiwa itu lagi. “Baik itu kepada saya maupun orang lain,” tandas dia.Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Pati Iptu Sukarno mengaku belum mendapat laporan terkait kasus itu. Ia meminta kepada korban untuk melapor.“Setiap tindak pidana semua bisa dilaporakan,” kata Sukarno singkat. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler