Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Alun-alun Kembangjoyo Pati mulai ramai dikunjungi warga masyarakat. Para pedagang yang sudah menggelar dagangannya di sana pun semringah.

Perlu diketahui, Alun-alun Kembangjoyo Pati merupakan tempat baru bagi para pedagang kaki lima di kawasan zona merah Kabupaten Pati. Mereka sebelumnya menempati Gor Pesantrenan.

Para pedagang mulai menempati Alun-alun Kembangjoyo sejak Sabtu (29/1/2022). Mereka pun mendapatkan pelanggannya.

“Kalau saya sejak kemarin. Ini sudah dua hari. Kalau yang lainnya sudah mulai Sabtu, minggu lalu,” ujar satu penyedia jasa mainan, Mustamin saat ditemui MURIANEWS di Alun-alun Kembangjoyo, Jumat (4/2/2022) sore.

Meskipun sebentar, Mustamin sudah merasakan keramaian pengunjung Alun-alun Kembangjoyo. Setiap hari puluhan hingga ratusan orang sudah mulai berdatangan. Kebanyakan mereka datang ketika sore.

Baca juga: Ratusan Pedagang Tak Kebagian Lapak Alun-Alun Kembangjoyo Pati

“Kemarin sudah ramai. Teman-teman yang pas awal (Sabtu lalu) juga banyak pengunjung,” kaya dia.

Menurutnya, keramaian ini jauh dibandingkan lapak di bekas Tempat Pelelangan Kayu (TPK) di belakang GOR Pesantenan. Ia pun berharap keramaian bisa terus bertahan.
Menurutnya, keramaian ini jauh dibandingkan lapak di bekas Tempat Pelelangan Kayu (TPK) di belakang GOR Pesantenan. Ia pun berharap keramaian bisa terus bertahan.“Dulu 2019 di TPK tapi sepi. Beda jauh dengan Alun-alun Pati (Simpang Lima). Di Alun-alun Pati bisa dapat Rp 200 ribu -Rp 300 Ribu. Kalau di TPK ndak sampai segitu. Semoga ini juga terus ramai lagi," kata dia.Baca juga: PKL GOR Pesantrenan Pati Bakal Tempati Alun-Alun KembangjoyoHal senada diungkapkan pedagang minuman serta gorengan, Erna Dwi Kriswanti. Eks pedagang nasi goreng di kawasan Simpang ini berharap keramaian terus terjaga di Alun-alun Kembangjoyo.“Semoga ada kemajuan. Banyak pengunjung di sini. Kalau di GOR Pesantenan kan jalannya hanya satu arah. Ini dua arah. Mugi-mugi di sini laris, ludes,” ujar ibu dari tiga anak ini. https://www.youtube.com/watch?v=qYJv4ofEAoYReporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler