Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati – Guna mengantisipasi lonjakan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Pati telah menyiapkan beberapa langkah. Salah satunya menyiapkan ratusan bed di rumah sakit.
Sebanyak 614 bed disiapkan untuk merawat pasien Covid-19. Bed-bed itu tersebar di sepuluh rumah sakit. Di antaranya, RSUD RAA Soewondo, RSUD Kayen, RS Mitra Bangsa, RS Keluarga Sehat Pati, RS Keluarga Sehat Tayu dan berbagai rumah sakit lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Pati dr. Aviani Tritanti Venusia mengungkapkan jumlah tempat tidur ini sama dengan yang disiapkan pihaknya saat pandemi gelombang kedua pada Juni 2022 hingga Juli 2022 lalu.
Baca juga: Covid-19 Naik, Pati Aktifkan Kembali Tempat Isolasi Terpusat
“Sama dengan yang kami siapkan pada gelombang Covid-19 kedua lalu. Ada 614 tempat tidur untuk pasien Covid-19. Selain itu kita juga siapkan tempat isolasi terpusat di RSUD RAA Soewondo,” ujar dr. Aviani, Kamis (10/2/2022).
Meski begitu, ia berharap angka Covid-19 di Kabupaten Pati rendah dan dapat tertangani dengan baik. “Disiapkan sampai 614 tempat tidur. Harapannya semoga ya nggak ada yang ngisi,” lanjut dr. Aviani.
Meski begitu, ia berharap angka Covid-19 di Kabupaten Pati rendah dan dapat tertangani dengan baik. “Disiapkan sampai 614 tempat tidur. Harapannya semoga ya nggak ada yang ngisi,” lanjut dr. Aviani.
Aviani mengimbau kepada semua instansi maupun masyarakat untuk kembali mengaktifkan kembali jogo tonggo. Imbauan ini sejalan dengan banyaknya angka isolasi mandiri yang ada di Kabupaten Pati.
Hingga Rabu (9/2/2022) siang, sudah ada 207 warga Pati yang terpapar virus corona. Sebanyak 113 menjalani isolasi dan 94 warga lainnya dirawat di sejumlah rumah sakit.
“Kita menghimbau kepada stackholder untuk mengaktifkan Jogo Tonggo lagi karena yang isoman sudah mulai banyak to. (Jogo Tonggo) itu diaktifkan kembali," terangnya.
Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi




Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Pati dr. Aviani Tritanti Venusia. (MURIANEWS/Umar Hanafi)[/caption]