Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pati – Api kebakaran PT Starindo Jaya Packaging Pati masih membesar hingga sore ini, (12/2/2022). Tim Pemadam Kebakaran pun menemui kesulitan menaklukan api.

Meterial yang terbakar membuat tim damkar kesulitan memadamkan api. Diketahui, api berasal dari gundang barang jadi yang dipenuhi gelas atau cup plastik. Plastik inilah yang membuat api sulit dipadamkan.

Meski begitu, petugas berhasil melokalisir api, sehingga tak merembet ke lokasi lain. Itu diungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatol PP) Kabupaten Pati Sugiyono.

Baca juga: BREAKINGNEWS: Pabrik Starindo Margorejo Pati Kebakaran

Saat ini pihaknya masih terus berusaha memadamkan api. Pihaknya menggunakan cara menyempurnakan air dengan busa sabun atau foam.

“Air dicampur dengan sabun untuk menutup pori pori pada barang yang terbakar,” ujar dia.

Baca juga: Diduga Ini Penyebab Kebakaran PT Starindo Pati

Cara ini juga digunakan saat PT Dua Kelinci Pati mengalami kebakaran pada akhir 2021 lalu. Diharapkan, cara ini dapat memudahkan proses pemadaman.Sebelumnya, Sub Supervisor Produksi, Yosi Bagus mengungkapkan kebakaran ini terjadi sekitar pukul 12.50 WIB. Saat itu, karyawan tengah beristirahat.Baca juga: Pabrik Plastik PT Starindo Pati Kebakaran, Ini Kronologinya“Sekitar 12.50 WIB ada kebakaran di gudang barang, gudang untuk cup. Api dari sana. terus cepat membesar," kata dia.Hal ini membuat 800 karyawan dipulangkan. Belum diketahui kerugian yang menimpa pabrik pembuatan cup plastik dan kertas kardus itu. Diperkirakan kerugiannya mencapai miliaran rupiah. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler