Kedelai Mahal, Sejumlah Produsen Tahu-Tempe Pati Pilih Tetap Produksi
Umar Hanafi
Senin, 21 Februari 2022 12:55:59
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pati – Gegara harga kedelai mahal, para produsen tahu dan tempe se-Jawa dikabarkan mogok produksi hari ini, (21/2/2022). Namun, sejumlah produsen di Pati memilih tetap produksi.
Salah satu produsen tempe di Desa Winong, Kecamatan Pati Kota mengaku mengetahui rencana itu. Meskipun demikian, wanita yang tak mau disebutkan namanya itu, tetap memproduksi tempe pada hari ini.
“Kabarnya memang ada mogok. Disuruh mogok. Tetapi kami sudah terlanjur produksi,” ungkapnya.
Baca juga: Harga Kedelai Naik, Produsen Tahu-Tempe Pati Kurangi Produksi
Produsen tahu di Desa Blaru, Kecamatan Pati Kota, Suwarno juga tak mogok. Ia memilih tetap produksi karena hanya memproduksi dengan skala kecil dan tidak mempunyai stok untuk berjualan.
Suwarno juga beralasan tetep ingin memberi nafkah pada keluarganya. “Hari ini ada mogok. Kemarin saya juga sempat mogok sehari. Tetapi kalau orang kecil mogok ya ndak makan,” ujar Suwarno.
Meskipun demikian, Suwarno mengaku juga mengeluhkan kenaikan kedelai yang saat ini mencapai Rp 11 ribu per kilogram. Sebelumnya harganya hanya Rp 9 ribu per kilogram.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Suwarno, produsen tahu di Desa Blaru, Kecamatan Pati Kota menunjukkan tahu hasil olahannya. (MURIANEWS/Umar Hanafi)[/caption]
MURIANEWS, Pati – Gegara harga kedelai mahal, para produsen tahu dan tempe se-Jawa dikabarkan mogok produksi hari ini, (21/2/2022). Namun, sejumlah produsen di Pati memilih tetap produksi.
Salah satu produsen tempe di Desa Winong, Kecamatan